Banda, 28 September 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banda kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin pada Senin, 28 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Urusan Agama Kecamatan Banda ini diikuti oleh para calon pengantin yang akan segera melangsungkan pernikahan, dan menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Bimbingan disampaikan langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Banda, Ridwan Wailusy, S.Hi. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar peristiwa seremonial atau pertemuan dua insan yang saling mencintai, melainkan sebuah ikatan suci (mitsaqan ghalizha) yang menuntut kesiapan lahir dan batin. Karena itu, kesiapan mental dan pemahaman akan tanggung jawab menjadi bekal utama sebelum memasuki jenjang rumah tangga.
Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Wailusy menjelaskan bahwa banyak persoalan rumah tangga bermula dari kurangnya persiapan mental. Perbedaan karakter, cara pandang, kebiasaan, hingga persoalan ekonomi kerap menjadi pemicu konflik apabila tidak disikapi dengan kedewasaan. Oleh sebab itu, calon pengantin diharapkan mampu mengelola emosi, membangun komunikasi yang sehat, serta mengedepankan sikap saling menghargai dan saling memahami dengan pasangan.
Beliau juga menekankan pentingnya pemahaman tentang hak dan kewajiban suami istri. Suami memiliki tanggung jawab sebagai pemimpin keluarga yang memberikan nafkah, perlindungan, dan teladan, sedangkan istri berperan sebagai pendamping yang menjaga keharmonisan dan turut membangun keluarga. Keduanya harus saling bekerja sama, bukan saling menuntut, sehingga rumah tangga dapat dijalani dengan penuh kebersamaan.
Selain itu, para peserta dibekali materi mengenai pengelolaan keuangan keluarga, pola asuh anak, menjaga kesehatan reproduksi, serta upaya mencegah perselisihan dan perceraian. Ridwan Wailusy mengingatkan bahwa rumah tangga yang kuat dibangun di atas landasan agama, komitmen, kejujuran, dan kesediaan untuk terus belajar bersama. Apabila timbul masalah, pasangan dianjurkan untuk menyelesaikannya dengan kepala dingin melalui musyawarah, tanpa melibatkan emosi yang berlebihan.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan. Sejumlah calon pengantin aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan berumah tangga. Suasana bimbingan berlangsung interaktif, hangat, dan penuh kekeluargaan.
Melalui kegiatan Bimwin ini, KUA Kecamatan Banda berharap para calon pengantin memiliki bekal yang matang, baik dari sisi mental, spiritual, maupun pemahaman tanggung jawab, sehingga mampu membangun rumah tangga yang harmonis, kokoh, dan diberkahi. Pembekalan ini juga diharapkan dapat menekan angka perselisihan dan perceraian, serta melahirkan keluarga-keluarga yang menjadi fondasi kuat bagi masyarakat.
Di akhir kegiatan, Ridwan Wailusy berpesan agar para calon pengantin senantiasa menjaga niat dalam menikah semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT, saling menguatkan dalam suka dan duka, serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, semoga seluruh calon pengantin diberikan kelancaran menuju hari pernikahan dan dianugerahi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.